A Glimpse of Story Before Heading to United States

Assalamualaikum!

Ini sepenggal cerita sebelum saya berangkat ke United States hari Rabu yang lalu, happy reading!

***

United States, akhirnya saya berkunjung ke Negara adidaya itu. Its truly like a dream, dan itu sudah pernah saya tulis di postingan2 sebelumnya. Ya, mimpi. Sebuah mimpi yang pada akhirnya menjadi kenyataan. Tapi, apa mimpi itu semudah itu untuk diwujudkan? Of course nooo… I experienced lots of things, gagal.. berhasil.. sebenarnya adalah suatu siklus yang biasa dalam hidup. Once you fell-down, two times you get-up.. twice you fell-down… third times you get-up…

Hahahaaa oke, udahan mukadimahnya. Mari kita mulai cerita saya menuju United States, tepatnya Washington DC, yang totally exhausted but fun!

***

Sebenarnya, hari Rabu (26 April 2017) selepas Subuh, tepatnya jam 6.15 adalah waktu keberangkatan saya ke US. Tapiiii, berhubung hari sebelumnya (Selasa malam) saya harus mengantarkan Mama pulang ke Padang melalui Terminal 3 Garuda Indonesia, jadilah saya stay di bandara aja. Yes, tanggung rasanya kalo saya mau balik ke Salemba (kos’an saya). Selain gak efisien, ga mungkin juga saya 3 jam sebelumnya alias jam 3 pagi kucluk2 ke bandara sendirian. Takut cyiiin hahaha…

Then, singkat kata, setelah berpisah sama Mama yang berangkat dengan Garuda jam 8 malam, saya naik shuttle bus menuju Terminal 2 tempat pesawat saya akan berangkat.

Di shuttle bus, ummat manusia ramenya Audzubillah.. mungkin karena waktu itu terjepit banget ya, diapit oleh long weekend, jadi dimana2 hectic. Belum lagi, ketika saya turun dari shuttle bus, banyak Jemaah umroh yang bergerombol menunggu keberangkatan. “God, bandara udah kaya pasar”, pikir saya waktu itu.

Ketika saya melihat jam di pergelangan tangan kiri, saya Cuma bisa menarik napas. Soalnya masih jam 20.30 yang artinya masih lama banget menuju jam 6 subuh. And that means, saya bakal bobok cantik di bandara. Hahahhaa… Well, yeah kalo di bandara Changi saya nginep sih gapapa, super spacious and comfy, lah Terminal 2 Soetta.. wew, you can imaginelah, its still old-terminal dan totally ga safe untuk perempuan *thumbs down!*

Akhirnya saya melipir masuk ke Old Town White Coffee, mau cari minuman seger aja, setelah seharian panas2an dari rumah ke bandara. Disana, saya pesenlah black tea with lemon, kemudian saya mencari tempat duduk yang ada colokannya. Maksud hati waktu itu sekalian mau balas2in email soal kerjaan, nyelesein aplikasi beasiswa saya, dan browsing2. Tapi ternyata disana colokannya Cuma ada 1 bijiii! Itu juga udah dikuasai oleh orang lain. Fine pikir saya, saya bisa duduk di bangku tengah aja, tanpa colokan.

Gak brapa lama menunggu, minuman saya pun datang, dan saya mulai minum. Tapiiii… I felt so uncomfy, karena di Old Town White Coffee itu panassssssssssssssss banget! Ada sih standing ACnya, but it worst! Itu kafe bener2 gak recommended untuk waiting station. Beuh, I felt so sucks! Setelah menghabiskan lemon tea, sayapun melipir, ga tahanlah di kafenya panas banget. Trus akhirnya saya keluar cari troli untuk naruh koper sebesar gaban dan tas punggung yang beratnya amit2. Pas ketemu trolinya, perasaan sedikit lega karena beban sedikit berkurang. Pheww.. saya pun merencanakan duduk di salah satu bangku yang deket dengan AC, tapi ternyata semua bangku di-okupasi sama orang lain beserta tasnya!!! Kebiasaan orang kita adalah, jika dia duduk di satu bangku, maka bangku sebelahnya diperuntukkan bagi tas atau barang2 dia, sumpah menyebalkan. It means, you did not allow others to sit there, aite? Huuuah daripada saya merong2, akhirnya saya melipir lagi ke KFC untuk makan. Ya, saya belum makan dari sore, padahal sudah jam 21.30. perut mulai keroncongan dan berteriak minta diisi.

Sampe di KFC, saya memesan yang standar aja, nasi sama ayam plus kentang. Udah gitu aja sambil menunggu subuh datang hahhaa… kemudian mulai makan, and you knowlah KFC tastes so sooo.. ga nampol, dan sayapun juga ga betah lama2 disana. Jam 10 malam, ketika KFC mau tutup saya mutusin keluar dari sana. Dan makin malam, tempat makan di sepanjang Terminal 2 makin sepi… Huahhh… jam 6 pagi masih lama yaaa 😦

Cabut dari KFC saya mulai duduk di bangku2 yang masih kosong sambil main hape, ngecek2 facebook, instagram, path dan email sampe muak! Mau buka blog di lappy, ga ada batre, Ya Tuhan I felt so devastated.. jam 6 masih lama. Mau kontak Mama Papa udah malem, dan Mama pasti baru nyampe Padang banget, masih sibuk sama bagasi pesawatnya… Mau nelpon sahabat2 saya, hari udah malam, pasti udh pada molor. Then Im alone. Doing nothing. Like an idiot. Im bored…

20170426_024111
Wajah capek, ngantuk dan bosen. Tapi masih sempet selfie haha

Setelah bosen duduk sekitar 1,5 jam, saya pun haus dan rasanya butuh minuman yang anget. Kemudian saya cari2 tempat makan yang buka 24 jam. Setelah keliling2 dengan troli, akhirnya saya ke AW. Rencananya kesana mau nanya dulu.. apakah ada colokannya.. apakah bukanya 24 jam.. dan sebagainyaaa pokoknya standard questions for anak2 muda nongkronglah wkwkw..

Dan ternyata… AW is my savior. Yipppiiieee… AW di Terminal 2 bukanya 24 jam, ada colokan di pojok2 restoran, dan yang pasti tempatnya terangggg cihuy! Pas banget buat nunggu. Saya saranin kesana aja ya guys kalo mau nunggu pesawat hahahaa *jadi iklaaan deh

Di AW saya pesen hot green tea latte, mayan buat ngusir udara malam yang makin dingin. Kemudian sayapun buka lappy dan mencoba nyelesein aplikasi beasiswa yang waktunya udah makin mepet. Sambil ngerjain kerjaan kantor, beserta pertanggungjawaban lapangan yang Medan kemarin. And yes, time flies fast kalo kita sibuk ama kerjaan hihi ga berasa udah jam 3 pagi aja, yeaaayyyy!

Brarti bentar lagi temen saya dateng! Ya saya berangkat ke US bareng salah satu fellows, dia kerja di GIZ. Alhamdulillah ada temennya, kemarin ke UK kan udah solo karir berangkat sendirian wkwkwk…

Terus setelah itu gimanaaa??? Huehehehee… mau tau kelanjutannya? Gimana proses check-in, secara this is the longest journey I’ve ever had… gimana di pesawatnya, apakah nyaman? Apakah pinggang saya sampe encok2? Wkwkkw kalo mau tau stay tune terus yaaaa 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s