Mengurus Visa UK (for Training Programme)

Assalamualaikum! Haiii ketemu lagiii πŸ™‚
Setelah kemarin prologue tentang ‘how I started my UK’s thingy’ now its time for me untuk share segala sesuatu mengenai ngurus visa ke UK untuk training programme! Nah looh, kok spesifik gitu? Yes, jadi like I’ve mentioned in my previous post…Β untuk pergi ke UK memang ada beberapa jenis visa yang harus kita urus sesuai dengan tujuan kita kesana.

Karena saya ke UKnya untuk ngikutin “International Leadership Programme”, maka saya harus mengurus “Standard Visitor Visa”, dan specific purposenya adalah tujuan “Bisnis” (dimana didalamnya termasuk segala kegiatan seperti training/conference/seminar dll). Untuk linknya, bisa dilihat disini:

https://www.gov.uk/standard-visitor-visa dan tampilannya nanti seperti ini:

ukvisa

Dont forget to read all details ya.. karena, once you’ve missed an information, you will be in trouble! Kalo saya sendiri menyiapkan beberapa dokumennya bener2 last minute. Bukan brarti saya gak prepare sih, cuma karena kesibukan kantor dan sibuk dengan tulisan lain, makanya saya baru mengumpulkan semua bahan2/dokumen2 yang diperlukan tanggal 31 Januari 2017 kemarin (2 hari sebelum saya ke VFS). VFS itu adalah tempat mengurus visa UK, dan sudah pernah saya bahas di postingan sebelumnya πŸ™‚

And well, karena saya seorang peneliti yang juga berstatus PNS, maka yang saya urus pertama kali tentu saja izin internal kantor. Yap, ini harus. Karena saya ga mungkin ‘kabur’ begitu saja hehe. Tau sendiri dong bahwa ada aturan dan hierarki kantor yang harus dipatuhi. Tapi, ALHAMDULILLAH pimpinan kantor orangnya sangat open-minded dan welcome banget kalo yang muda2 kaya saya ikut kegiatan luar…

Then, let me make it easyΒ n simple ya… ini step2 yang saya lalui untuk megurus segala dokumen untuk pengurusan visa UK:

  • Mengisi formulir pengajuan visa secara on-line. Ini bisa dilakukan dengan mengklik tautan diatas tadi ya… Hm, soal mengisi form visa via online, honestly, it takes much time! Karena data yang harus diisikan cukup banyak. Mulai dari data diri, pekerjaan, kemudian informasi tentang travel overseas yang pernah kita lakukan selama 10 tahun terakhir, dan juga pertanyaan seputar kondisi keuangan. A bit weird, hahaha masa duit dan aset kita ditanya2 gitu… Tapi lagi2, ini harus, namanya juga mau masuk ke suatu negara yang bukan negara kita. Ya kita harus patuhlah… kan biar visanya di-approved hihi. Oya, isikan data dengan sebenarnya ya, karena nanti buktinya akan diminta ketika kita mengajukan dokumen ke VFS πŸ™‚
  • Kemudian setelah selesai mengisi seluruh data, maka saatnyaΒ bayar visa via online, memakai kartu kredit atau debit boleh (asal ada logo visa-nya). Saya bayar sekitar Rp. 1.500.000,-an (tergantung standar currency ya!)
  • Buat appointment secara online.Β Untuk ini, kita diperbolehkan memilih waktu yang pas buat mengantarkan dokumen visa kita ke VFS. Tapi dengan catatan, kita harus komit dengan waktu yang kita pilih ya. Dan juga yang paling penting, usahakan dateng 30 menit sebelum jadwal appointment. Coz if you’re late, you’ll need to book another appointment. Rempong kan cyins!
  • Siapkan paspor yang masih valid. Jangan yang mau expired ya hehe πŸ˜€
  • Mengurus surat referensi bank/bank statement. Dan juga mencetak rekening koran saya selama 3 – 6 bulan terakhir. Nah, kenapa harus dua-duanya? Kan bisa rekening koran saja! Jadi begini… Saya gak mau bolak balik ke bank dan buang2 waktu untuk hal yang tidak penting. Jadi saya langsung urus dan minta dua-duanya saja ke pihak bank. Caranya gimanaaa??? Saya ke CS bank, kemudian minta rekening koran 3 bulan terakhir (untuk memprintkan rekening koran biayanya adalah Rp. 2500,- per lembar yaaa). Nah untuk referensi bank beda lagi! Kita harus mengisi data yang menyatakan bahwa kita memang nasabah bank tersebut dan bank tersebut menjamin bahwa kita tidak pernah memiliki masalah finansial. FYI, untuk mengurus referensi bank (in English version juga tentunya!) pihak bank yang akan mengetikkan dan memprintkan. Kita hanya perlu membayar Rp. 50.000,- saja.
    Saya sendiri mengurusnya hanya 1 hari. Saya datang ke bank sekitar jam 3 sore, kemudian besoknya jam 10 pagi bisa saya ambil surat referensi banknya.
  • Meminta izin atasan. Sebelum saya mendapatkan ‘surat sakti’ dari pimpinan, saya mengirimkan surat izin dulu secara resmi yang saya tujukan kepada Kapus saya, dengan tembusan kepada Kasubag. Kepegawaian dan Umum di kantor. Kemudian, saya langsung menemui Kapus dan mulai meminta izin secara lisan (dengan menunjukkan surat undangan dari UK juga) dan setelah pimpinan setuju, saya langsung menyerahkan dokumen tersebut kepada Sekretaris Kapus. Selanjutnya, saya minta dibuatkan surat resmi dari kantor (in English version) yang menyatakan bahwa kantor memberi izin untuk mengikuti acara tersebut. Gunanya apa??? Tentu saja untuk mengurus visa dan dibawa ke UK! Ini contoh draft surat dari kantor saya, silahkan disesuaikan dengan instansi teman2 ya, boleh dimodif juga kok! Jangan lupa cap basah dan tanda tangan pimpinan πŸ˜‰

ukvisaaa

  • Mentranslate semua dokumen penting di sworn translator. Dokumen seperti KTP, KK, Akte Kelahiran penting untuk dibawa ketika mengajukan dokumen ke VFS. Kenapa??? Of course, sebagai supporting documents untuk memasuki UK. Dan semua dokumen itu harus kita translatekan di penterjemah tersumpah. Saya sendiri awalnya bingung dimana mau mencari penterjemah tersumpah di Jakarta, tapi, salah seorang teman mereferensikan ini:Β http://penterjemah.net/
    Untuk penterjemah sendiri, kebetulan mengurusnya cukup efisien. Saya hanya perlu mengirimkan dokumen (dalam bentuk scan) ke email mereka, kemudian besoknya sudah bisa saya ambil. Tarifnya juga murah kok! Sekitar Rp. 70.000,- per satu dokumen. Tempatnya juga cukup accessible bagi yang tinggal di seputaran Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.
  • Persiapkan surat undangan dari orang/institusi yang mengundang kita di UK juga ya. Ini penting untuk mengetahui ‘keterjaminan’ hidup kita disana *eaa bahasanya πŸ˜›
  • Pas foto ukuran 4×6. Hihi sebenarnya nanti di VFS kita akan difoto juga sih, tapi akan lebih baik kita tetap mencantumkan foto kita ya. Kalo tidak salah sebanyak 2 lembar foto berwarna dengan background putih!
  • Finally susun semua dokumen dengan rapi tanpa pake cekrekan!!!

Pokoknya if you are done with your documents, langsung ke VFS sesuai dengan appointment ya… Pas saya kesana tadi pagi sih, everything was going smooth. Pelayanannya profesional dan cepat. Saya cuma butuh 30 menit saja loh. Saya janji jam 8 pagi, kemudian hanya perlu 30 menit mengurus dokumen, diakhiri dengan memasuki ruangan khusus untuk pengambilan foto visa dan pengambilan sidik jari biometrik. DONE! Cuma itu! Saya salut dengan pelayanan mereka. Patut ditiru πŸ™‚

Dan… Oh iya, untuk mengetahui visa kita prosesnya gimana, kita bisa subscribe via sms ke VFS, cukup bayar Rp. 25.000 via debit/credit card, kemudian nanti segala updatenya akan disampaikan ke nomor handphone kita. Easy and simple, right? And now, sekarang saya tinggal deg2an menunggu visa saya yang akan diproses selama 15 hari. Doain di approve yaaa πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s